P.E.R.N.A.H.

Seperti ada ulat

Perjalanan hidup ini tidak selalu mulus. Dalam prosesnya, engkau akan bertemu dengan penolakan, pengabaian, diacuhkan, dihina, bahkan dianggap tidak berguna. Bahkan oleh orang-orang terdekat yang engkau anggap sahabat. Bisa saja ada di antara sepersekian dari mereka yang membuatmu tidak berdaya, saat menghadapi perlakuannya terhadap diri. Akibatnya apa?

Engkau menjadi tidak semangat lagi menempuh hidup.

Hari-hari yang engkau jalani, menjadi kelabu. Harapan hidupmu meredup, bahkan hampir padam jadinya. Hari-harimu terasa kelam, buram, tanpa penerangan lagi.

Resah. Gelisah. Gundah. Airmatamu berjatuhan hingga melimpah-limpah di wajah. Engkau menangis berhari-hari, karena hatimu pilu tidak tertahankan. Suasana jiwamu turun meredup, sebab kuyup oleh hujan kesedihan. Tiadanya keceriaan sama sekali, membuat sorot matamu pun sendu. Wajahmu menjadi tidak berseri, kelihatannya seperti orang mau mati. Layu. Lesu.

Nah!. Dalam kondisi seperti ini, apakah engkau mau tenggelam berlama-lama, teman? Akankah engkau hanya berdiam? Engkau membiarkan keadaan yang mengendalikan dirimu? Tidakkah engkau mau berubah? Bukankah keadaan bisa berubah dengan adanya upayamu dalam mengubahnya?

Ayolah, bangkit! Mari berbenah. Segera hapus airmatamu, perlahan. Jangan biarkan ia mengalir lebih lama, setidaknya tahanlah. Selanjutnya, engkau bisa bergerak dari diammu, bangkit dari dudukmu.

Angkat wajahmu dan tataplah luasnya langit. Yah, angkasa di atas sana sungguh luas, sayang. Luasnya melebihi cara pandangmu terhadap dunia. Luasnya tidak terukur. Luasnya sungguh, mampu membuat senyumanmu mengembang lepas. Luasnya dapat membebaskanmu dari aneka permasalahan di atas. Luasnya, membuatmu berdecak kagum, lantas berucap, “Masya Allah, alhamdulillah, subhanallah, Allahu Akbar, astaghfirullahal’adziim.”

Horeee. Pas. Momennya sangat pas. Engkau benar-benar puas. Engkau kembali lega setelahnya. Engkau tersenyum ringan. Engkau bebasss dari permasalahan yang membuatmu tidak bisa menikmati waktumu, sebelumnya. Kini, engkau benar-benar sudah berubah, karenanya. Cara pandangmu terhadap dunia pun bertambah luas. Wawasanmu berkembang, padahal hanya memandang langit yang luas.

Inilah keajaiban membaca salah satu tanda-tanda kekuasaan-Nya, yaitu langit yang luas.

😍😍😊😍😍 Selamat membaca alam dan berbahagia yaa, teman.[]

😊😊😊

Diterbitkan oleh My Surya

MENULIS : MENU(tup) LIS(an)

2 tanggapan untuk “P.E.R.N.A.H.

Ayo mengabadikan kisah persahabatan kita dalam tulisan ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: