Sampai Bertemu Lagi

Bersama angin kembalilah terbang ke alam bebas… 😙

Sejenak saja, kita bersama melepas rindu agar tidak mendera raga. Sekejap saja kita bersapa untuk saling membagi rasa yang ada. Sebentar saja kita bertemu muka untuk membagikan apa yang kita punya.

Engkau…

Tentang elok ragamu hijau muda membuatku terpesona. Tentang ringan tubuhmu hingga mudah terbang ke mana-mana bersama sayap-sayap yang ada. Tentang tatapan mata yang fokus melihat dunia. Tentang impianmu untuk menikmati indahnya dunia. Tentang kharisma yang mempercantik tampilan raga. Tentang suara yang tidak pernah sekalipun sampai di telinga. Tentang kerelaanmu mengepakkan sayap hingga sampai padaku juga. Aha! Ini menggoda.

Aku…

Tentang seorang yang masih ingin bicara, walaupun suaraku tiada. Tentang aku yang mau membersamaimu selamanya. Tentang untai nasihat yang membuatku kembali terjaga. Tentang beribu kata yang mau ku sampaikan segera, namun bibirku enggan membuka. Tentang aneka rasa yang mau ku ungkap, tapi aku tidak berdaya. Makanya ku hanya bisa diam saja. Diam, diam, diam, dan akhirnya engkau memergokiku diam-diam.

Engkau…

Meski antara kita banyak sekali beda dan aku lupa pada bagian mananya? Aku masih mau menemukan segala cara supaya perbedaan tersebut menjadi tidak terlihat. Sehingga, antara kita tetap dapat saling bicara, walau dalam diam. Sedapat mungkin ku mengungkit diriku yang semakin lama terhenyak atas kehadiranmu. Huy! Ini dunia, kawan.

Aku…

Aku padamu memang sempat bertanya. Engkau siapa? Di mana? Bagaimana rupa? Mengapa sampai di sini? Bersama siapa? Ku terus menanya dalam diamku yang meraja. Aku memang diam, namun hanya suara. Ya. Seraya melangkah, ku menanya, “Siapa di sana?” (Meski hanya hatiku yang bicara).

Engkau…

Engkau masih di sana di sana, di sana, di lokasi yang aku tidak tahu entah di mana. Dan aku yakin bahwa engkau ada. Makanya ku tetap melangkah, menujumu. Tujuan yang menjadikanku tetap berusaha dengan langkah-langkah ringanku. Langkah-langkah yang semoga bermakna. Hingga akhirnya kita bersua.

Engkau dan Aku…

Taraaaa. Betapa bahagianya aku, mendapatimu yang tetap bergerak. Engkau berusaha sekuat daya, untuk bisa lepas dari kekangan. Engkau berusaha keluar dari ruangan. Engkau mau menikmati hembusan angin di bawah terik sang bagaskara. Engkau tetap mengepak, melambaikan sayap-sayapmu yang indah. Aku takjub. Aku bersyukur engkau ada. Engkau mampir di sini, sekejap saja.

Ya. Meski sekejap adanya, ku bahagia luar biasa. Terima kasih kawan, engkau berharga dan aku ingin menjagamu.

Ya. Melepaskanmu adalah bukti cintaku. Membiarkanmu terbang dengan kehidupanmu adalah tanda kasihku. Memberimu kesempatan untuk melanjutkan kehidupan meski tidak bersamaku adalah wujud sayangku. Sebab ku percaya, seseorang akan dikumpulkan dengan yang ia cinta. Maka. Ketika kita tidak bersama di dunia selamanya, maka di alam sana semoga bereuni dan bernostalgia, yaa.

Ya. Jangan lupa. Di sini, kita pernah bersapa, bersama, meski lewat kata yang tak terucap melalui bicara suara. Di sini, kita pernah saling menyemangati dengan terik mentari sebagai saksi. Di sini, kita pernah saling menghargai dan menasihati tanpa ada yang menggurui. Di sini, kita pernah berbagi cara pandang tentang diri. Di sini, kita pernah bersenyuman dan saling mencintai. Di sini, ku ada menulisi tentangmu. Di sini, ada aku yang senantiasa bangkit dengan adanya motivasi darimu. Di sini, kita belajar lagi dan lagi. Di sini, ada prasasti yang selalu abadi. Di sini, tidak akan pernah ada kata henti. Meski hidup kita berakhir.

Ya. Kita selamanya ada. Setelah satu kehidupan kita lalui, ada alam kehidupan berikutnya untuk kita tempuh.

Keep smile. Because you are mine. I love you. Thank you very much being me. We are together forever.”

😊😊😊

Ayo mengabadikan kisah persahabatan kita dalam tulisan ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s