Kata Mutiara tentang Awan

Seperti awan. Suasana hatimu. Kerap berubah. Terus berganti. Senang bertukar suasana.
Seperti awan. Suasana hatimu. Kerap berubah. Terus berganti. Senang bertukar suasana.
Indahnya awan menghiasi pemandangan di atas sana membuatku betah berlama-lama menatapnya.
Indahnya awan menghiasi pemandangan di atas sana membuatku betah berlama-lama menatapnya.
Terik mentari mempercantik parasnya. Sehingga putihnya semakin bening. Sungguh memukau indera penglihatanku.
Terik mentari mempercantik parasnya. Sehingga putihnya semakin bening. Sungguh memukau indera penglihatanku.
Awan, tidak selalu berada pada satu posisi. Ia sering berganti formasi, selalu dan terus begitu. Sungguh, ini adalah inspirasi untuk diri. Agar ia bergerak, melangkahkan kaki dan menempuh perjalanan lagi.
Awan, tidak selalu berada pada satu posisi. Ia sering berganti formasi, selalu dan terus begitu. Sungguh, ini adalah inspirasi untuk diri. Agar ia bergerak, melangkahkan kaki dan menempuh perjalanan lagi.
Ketika langit hatimu berwarna biru karena rindu. Saat awan kesedihan perlahan mendekatinya. Hiasilah dengan bunga senyuman. Maka waktumu perlahan cerah dan ceria menghiasi wajah. Cobalah. Aku pun membuktikannya.
Ketika langit hatimu berwarna biru karena rindu. Saat awan kesedihan perlahan mendekatinya. Hiasilah dengan bunga senyuman. Maka waktumu perlahan cerah dan ceria menghiasi wajah. Cobalah. Aku pun membuktikannya.
Dalam sehari ini, sudah berapa kali engkau menatap langit? Bagaimana pemamdangannya teman? Apakah di sana cerah berawan? Atau siap turun hujan?
Dalam sehari ini, sudah berapa kali engkau menatap langit? Bagaimana pemamdangannya teman? Apakah di sana cerah berawan? Atau siap turun hujan?
Menatap awan dapat menyejukkan pandangan. Semoga engkau menjadi awan di hatiku. Awan yang menyejukkan, teman.
Menatap awan dapat menyejukkan pandangan. Semoga engkau menjadi awan di hatiku. Awan yang menyejukkan, teman.
Awan tak selalu putih. Terkadang kelabu, ada waktunya pingki. Bahkan pernah pula biru atau toska. Warna awan berbeda-beda sesuai kondisi cuaca. Seperti suasana hati kita. Ya. Ya. Ya.
Awan tak selalu putih. Terkadang kelabu, ada waktunya pingki. Bahkan pernah pula biru atau toska. Warna awan berbeda-beda sesuai kondisi cuaca. Seperti suasana hati kita. Ya. Ya. Ya.
Melihat awan, mengingatkanku pada keadaan hidup ini. Tidak selamanya kita jauh-jauhan. Ada waktunya berdekatan, lalu saling menceritai tentang rindu yang hadir saat tidak bersama.
Melihat awan, mengingatkanku pada keadaan hidup ini. Tidak selamanya kita jauh-jauhan. Ada waktunya berdekatan, lalu saling menceritai tentang rindu yang hadir saat tidak bersama.
Selamat melanjutkan perjalanan hidup ini, teman. Semoga senantiasa dalam naungan rahmat-Nya, melangkah di jalan yang Allah ridhai, hingga akhirnya bahagia tak hanya damba.
Selamat melanjutkan perjalanan hidup ini, teman. Semoga senantiasa dalam naungan rahmat-Nya, melangkah di jalan yang Allah ridhai, hingga akhirnya bahagia tak hanya damba.
Ketika hatimu seluas langit, indahlah hidup tak lagi sempit.
Ketika hatimu seluas langit, indahlah hidup tak lagi sempit.
Cerah sinarmu (kebahagiaanmu) tidak akan sampai padaku. Saat awan (kesedihan) menghalanginya.
Cerah sinarmu (kebahagiaanmu) tidak akan sampai padaku. Saat awan (kesedihan) menghalanginya.

Semoga menyejukkan!

๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Iklan

5 tanggapan untuk “Kata Mutiara tentang Awan

Ayo mengabadikan kisah persahabatan kita dalam tulisan ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s